Minggu, 30 Agustus 2015

Osaka Jepang

Jepang dengan budayanya yang unik selalu menarik perhatian untuk ditelusuri dan dikunjungi.  Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang Jepang khususnya Osaka.

1. Pengemudi taxi di Jepang rata-rata sudah opa-opa, pakaiannya berjas rapi dengan mobil tuanya, aneh ya padahal Jepang eksportir mobil.

2. Kalau mau backpackeran di Jepang jangan coba-coba naik taxi, mahal.  Dari Bandara Osaka Kansai ke kota Osaka kurang lebih 1.5 juta ongkosnya, sepanjang perjalanan bukannya liat-liat pemandangan diluar malah melototin argo, hadeuuh.

3. Jepang itu minimalis hotelnya, rata-rata hotel di Jepang kecil-kecil kamarnya dengan kamar mandi yang minimalis juga tentunya. Tapi closetnya keren, ada remote dan banyak tombolnya, Fungsinya ? dudukannya bisa dingin, anget atau agak-agak panas, airnya juga bisa disetting sama, trus ada kipasnya jadi kalau dah (maaf) cebok, bisa di keringin hihiihi cepet kering.

4. Mandi ala Jepang? ya Onsen, biasanya di setiap hotel ada fasilitas Onsen (tergantung hotelnya), kalau pintunya tirai biru berarti khusus laki-laki, kalau tirai merah berarti khusus perempuan. Ada beberapa peraturan dan tahapan yang harus dilakukan sebelum masuk onsen. Pertama masuk ruangan cukup dengan pake handuk yang sudah disediakan, terus mandi jongkok atau duduk di kursi kecil bersihin badan pakai sabun setelah itu baru berendam di air anget. Dijamin pegel-pegel ilang.

5. Kalau cuma punya waktu 1 hari mo keliling osaka bisa ikutin wisata berikut :
a. Osaka Castle
b. Osaka Museum of Housing and Living (desa Jepang buatan indoor, kita bisa sewa kimono dan berpoto-poto di rumah dan halaman ala jepang. Seru banget)
c. Shitenoji Temple
d. Sumiyoshi Taishe
e. Osaka Tenmangu Shrine
f. Nakanoshima Park
g. Namba and Shinsibaisi (indoor shopping mall),  jangan lupa poto depan GLICO ya

Sebenarnya kalau punya waktu dan dana yang banyak,  masih banyak wisata di Osaka yang bagus untuk dikunjungi. Tapi kalau punya waktu cuma satu hari dengan budget minim dan bisa mengenal Osaka, runtutan diatas udah bisa mewakili (adminission ticketnya ga terlalu mahal)
8. Transportasi di Osaka, selain kereta ya sepeda untuk jarak dekatnya, hampir setiap rumah memiliki sepeda dan disediakan tempat parkir sepeda. 
9. Berharap bisa mengexplore lagi kota-kota lainnya di Jepang.









Sabtu, 29 Agustus 2015

Perhatian! Ini Nomor Darurat di Seluruh Dunia



Jakarta - Jawa dan sekitarnya punya nomor darurat 112. Tapi nomor tersebut beda lagi jika Anda liburan ke tempat lain. Agar tidak kebingungan, ada peta yang menunjukkan nomor-nomor darurat di seluruh dunia.

Peta ini dikeluarkan oleh visual.ly. Peta ini menunjukkan nomor darurat di seluruh dunia yang bisa jadi acuan saat sedang traveling.

Anda tidak akan bisa mendapatkan jawaban jika menelepon 911 di Asia termasuk Indonesia. Karena nomor tersebut hanya aktif di AS dan Kanada. Indonesia pun memiliki 3 nomor darurat yang berbeda.

Di sekitar Jawa hingga Indonesia Timur, nomor daruratnya adalah 112. Sedangkan di Sumatera, nomor daruratnya 995 dan di Kalimantan adalah 113.

Sama seperti Jawa dan sekitarnya, kebanyakan negara di Eropa juga menggunakan 112 sebagai nomor darurat. Nomor yang sama juga digunakan di negara-negara Amerika Tengah.

Dahulu, tepatnya tahun 1930-an, sistem nomor darurat 3 digit pertama kali digunakan. Nomor pertama yang digunakan adalah 999. Dipilih demikian karena nomor itu yang paling mudah dipencet dalam keadaan darurat.

Sekarang, sudah tidak lagi. Kebanyakan daerah dan negara memiliki nomor darurat masing-masing yang telah disepakati. Bahkan, ada juga negara yang menggunakan 5 digit untuk nomor darurat seperti Afrika Selatan yang menggunakan 10111.

Penasaran? Lihat sendiri nomor-nomor darurat seluruh dunia di gambar peta di atas.
(detikTravel)

Blog Yang Terlupakan

Ceritanye lagi pose buat foto budaye
Terakhir update blog bulan Oktober 2013, sekarang dah Agustus 2015 hmnnn hampir 2 tahun menghilang di dunia blogging. Rasa malas, so sibuk dan males lagi jadi alasan kaga ngeblog. Ini buka lagi berawal dari istri yang minta dibuatin blog, katanya mo belajar tulis menulis. Pas lagi bikin blog ternyata ada fitur baru (menurut gw) si foto-foto bisa tayang dan jalan sendiri, iseng-iseng buka blog ini edit lagi eng ing eng... Bisaaa... lumayan lah jadi ada tayangan foto. 2 tahun cuti ngeblog lumayan juga banyak cerita yang seharusnya sudah di share, jadi inget cerita ke Korea dan Jepang yang tak terlupakan, guide-in bos ke Vietnam, seminar di  Laos huffft Bismillah ah mo rajin lagi sharing ceritanya. anyway ganti juga nih alamat blognya dari hayu-urang-ulin.blogspot.com jadi pangeranhenra.blogspot.com hadeeuuh ganti nama ternyata ada efeknya komen-komen di artikel jadi pada ilang, ya sudahlah yang penting artikelnya ga ikut ilang. Berhubung sudah nguap-nguap terus (22.33 WIB), ngeblognya dilanjut besok atau lusa atau kalau inget lagi dan ga males lagi hihihihihi.

Senin, 09 September 2013

Kesalahan Sepele Saat Berwisata


TEMPO.COJakarta - Anda tentunya ingin mendapat pengalaman mengesankan ketika melancong. Memilih rute dan tempat wisata sesuai minat tentu menjadi pertimbangan utama yang harus dilakukan.
Tetapi ada kesalahan umum yang kerap terjadi saat berwisata menurut majalah Travelounge edisi September 2013. Meski sudah sering melancong, bukan berarti kesalahan-kesalahan ini tak mungkin terjadi dan akhirnya membuat Anda tak nyaman.
1. Tergoda foto hotel atau resor
Jangan tergoda dengan foto yang dipasang di situs web sebuah hotel. Pengusaha hotel atau resor tentu akan memasang foto yang membuat propertinya lebih menarik. Lebih baik cermati rekomendasi pihak ketiga, seperti di situs wisata TripAdvisor.com dan Oyster.com. Biasanya, ada beragam komentar di sana sehingga Anda bisa menarik kesimpulan sendiri.
2. Memilih waktu yang terlalu mepet di antara dua penerbangan
Tidak jarang, kita harus mengatur sendiri penerbangan antarkota atau antarnegara karena maskapai tak menyediakan penerbangan langsung. Agar leluasa, sebaiknya siapkan selisih waktu sedikitnya 1,5 jam di antara penerbangan pertama dan penerbangan berikutnya.
Jangan tergoda memesan dua penerbangan dengan waktu mepet. Sekilas, jeda waktu 45 menit tampaknya sudah cukup. Tapi Anda tak ingin rencana liburan Anda berantakan hanya karena masalah bagasi atau keterlambatan di penerbangan pertama, bukan?
3. Terlalu bernafsu menjelajah
Berada di tempat baru biasanya membuat kita ingin mampir ke berbagai lokasi dan objek wisata. Sebaiknya, tahan nafsu Anda. Jangan biarkan keinginan yang menggebu-gebu mendominasi perencanaan liburan. Ada banyak kota yang justru bisa dinikmati dalam suasana santai.
Mengunjungi terlalu banyak objek wisata dalam satu hari malah akan membuat Anda lelah dan pada akhirnya tak bisa menikmati perjalanan. Sebaiknya, pilih-pilih lokasi yang ingin Anda kunjungi, atau kalau bisa, menambah hari libur tentu lebih menyenangkan.
4. Kepincut keramaian di restoran
Ingat, ramai belum tentu enak. Bisa saja restoran yang Anda lewati ramai karena pelayanannya yang lambat. Jika ingin berwisata kuliner dan memanjakan lidah, ada baiknya mencari info di internet soal tempat makan yang nikmat sebelum Anda berangkat.
Jangan ragu juga untuk bertanya pada penduduk lokal soal rekomendasi tempat makan. Bisa jadi rasanya lebih otentik dengan harga lebih murah, soalnya banyak resto dan kafe di lokasi wisata memasang tarif lebih tinggi dari harga standar.
5. Tak mengikuti minat sendiri
Banyak orang hanya mengikuti kegiatan yang sudah dilakukan orang lain dalam sebuah perjalanan. Rekomendasi teman tentu bisa jadi pertimbangkan, tetapi ingatlah bahwa setiap orang punya minat masing-masing. Ada yang senang mampir ke museum atau tempat kesenian, ada pula yang hanya ingin duduk-duduk menikmati suasana kafe atau pantai. Cobalah jujur pada diri sendiri, Anda termasuk tipe turis seperti apa?

Osaka Jepang

Jepang dengan budayanya yang unik selalu menarik perhatian untuk ditelusuri dan dikunjungi.  Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang Jepang khususnya Osaka.

1. Pengemudi taxi di Jepang rata-rata sudah opa-opa, pakaiannya berjas rapi dengan mobil tuanya, aneh ya padahal Jepang eksportir mobil.

2. Kalau mau backpackeran di Jepang jangan coba-coba naik taxi, mahal.  Dari Bandara Osaka Kansai ke kota Osaka kurang lebih 1.5 juta ongkosnya, sepanjang perjalanan bukannya liat-liat pemandangan diluar malah melototin argo, hadeuuh.

3. Jepang itu minimalis hotelnya, rata-rata hotel di Jepang kecil-kecil kamarnya dengan kamar mandi yang minimalis juga tentunya. Tapi closetnya keren, ada remote dan banyak tombolnya, Fungsinya ? dudukannya bisa dingin, anget atau agak-agak panas, airnya juga bisa disetting sama, trus ada kipasnya jadi kalau dah (maaf) cebok, bisa di keringin hihiihi cepet kering.

4. Mandi ala Jepang? ya Onsen, biasanya di setiap hotel ada fasilitas Onsen (tergantung hotelnya), kalau pintunya tirai biru berarti khusus laki-laki, kalau tirai merah berarti khusus perempuan. Ada beberapa peraturan dan tahapan yang harus dilakukan sebelum masuk onsen. Pertama masuk ruangan cukup dengan pake handuk yang sudah disediakan, terus mandi jongkok atau duduk di kursi kecil bersihin badan pakai sabun setelah itu baru berendam di air anget. Dijamin pegel-pegel ilang.

5. Kalau cuma punya waktu 1 hari mo keliling osaka bisa ikutin wisata berikut :
a. Osaka Castle
b. Osaka Museum of Housing and Living (desa Jepang buatan indoor, kita bisa sewa kimono dan berpoto-poto di rumah dan halaman ala jepang. Seru banget)
c. Shitenoji Temple
d. Sumiyoshi Taishe
e. Osaka Tenmangu Shrine
f. Nakanoshima Park
g. Namba and Shinsibaisi (indoor shopping mall),  jangan lupa poto depan GLICO ya

Sebenarnya kalau punya waktu dan dana yang banyak,  masih banyak wisata di Osaka yang bagus untuk dikunjungi. Tapi kalau punya waktu cuma satu hari dengan budget minim dan bisa mengenal Osaka, runtutan diatas udah bisa mewakili (adminission ticketnya ga terlalu mahal)
8. Transportasi di Osaka, selain kereta ya sepeda untuk jarak dekatnya, hampir setiap rumah memiliki sepeda dan disediakan tempat parkir sepeda. 
9. Berharap bisa mengexplore lagi kota-kota lainnya di Jepang.









Perhatian! Ini Nomor Darurat di Seluruh Dunia



Jakarta - Jawa dan sekitarnya punya nomor darurat 112. Tapi nomor tersebut beda lagi jika Anda liburan ke tempat lain. Agar tidak kebingungan, ada peta yang menunjukkan nomor-nomor darurat di seluruh dunia.

Peta ini dikeluarkan oleh visual.ly. Peta ini menunjukkan nomor darurat di seluruh dunia yang bisa jadi acuan saat sedang traveling.

Anda tidak akan bisa mendapatkan jawaban jika menelepon 911 di Asia termasuk Indonesia. Karena nomor tersebut hanya aktif di AS dan Kanada. Indonesia pun memiliki 3 nomor darurat yang berbeda.

Di sekitar Jawa hingga Indonesia Timur, nomor daruratnya adalah 112. Sedangkan di Sumatera, nomor daruratnya 995 dan di Kalimantan adalah 113.

Sama seperti Jawa dan sekitarnya, kebanyakan negara di Eropa juga menggunakan 112 sebagai nomor darurat. Nomor yang sama juga digunakan di negara-negara Amerika Tengah.

Dahulu, tepatnya tahun 1930-an, sistem nomor darurat 3 digit pertama kali digunakan. Nomor pertama yang digunakan adalah 999. Dipilih demikian karena nomor itu yang paling mudah dipencet dalam keadaan darurat.

Sekarang, sudah tidak lagi. Kebanyakan daerah dan negara memiliki nomor darurat masing-masing yang telah disepakati. Bahkan, ada juga negara yang menggunakan 5 digit untuk nomor darurat seperti Afrika Selatan yang menggunakan 10111.

Penasaran? Lihat sendiri nomor-nomor darurat seluruh dunia di gambar peta di atas.
(detikTravel)

Blog Yang Terlupakan

Ceritanye lagi pose buat foto budaye
Terakhir update blog bulan Oktober 2013, sekarang dah Agustus 2015 hmnnn hampir 2 tahun menghilang di dunia blogging. Rasa malas, so sibuk dan males lagi jadi alasan kaga ngeblog. Ini buka lagi berawal dari istri yang minta dibuatin blog, katanya mo belajar tulis menulis. Pas lagi bikin blog ternyata ada fitur baru (menurut gw) si foto-foto bisa tayang dan jalan sendiri, iseng-iseng buka blog ini edit lagi eng ing eng... Bisaaa... lumayan lah jadi ada tayangan foto. 2 tahun cuti ngeblog lumayan juga banyak cerita yang seharusnya sudah di share, jadi inget cerita ke Korea dan Jepang yang tak terlupakan, guide-in bos ke Vietnam, seminar di  Laos huffft Bismillah ah mo rajin lagi sharing ceritanya. anyway ganti juga nih alamat blognya dari hayu-urang-ulin.blogspot.com jadi pangeranhenra.blogspot.com hadeeuuh ganti nama ternyata ada efeknya komen-komen di artikel jadi pada ilang, ya sudahlah yang penting artikelnya ga ikut ilang. Berhubung sudah nguap-nguap terus (22.33 WIB), ngeblognya dilanjut besok atau lusa atau kalau inget lagi dan ga males lagi hihihihihi.

Kesalahan Sepele Saat Berwisata


TEMPO.COJakarta - Anda tentunya ingin mendapat pengalaman mengesankan ketika melancong. Memilih rute dan tempat wisata sesuai minat tentu menjadi pertimbangan utama yang harus dilakukan.
Tetapi ada kesalahan umum yang kerap terjadi saat berwisata menurut majalah Travelounge edisi September 2013. Meski sudah sering melancong, bukan berarti kesalahan-kesalahan ini tak mungkin terjadi dan akhirnya membuat Anda tak nyaman.
1. Tergoda foto hotel atau resor
Jangan tergoda dengan foto yang dipasang di situs web sebuah hotel. Pengusaha hotel atau resor tentu akan memasang foto yang membuat propertinya lebih menarik. Lebih baik cermati rekomendasi pihak ketiga, seperti di situs wisata TripAdvisor.com dan Oyster.com. Biasanya, ada beragam komentar di sana sehingga Anda bisa menarik kesimpulan sendiri.
2. Memilih waktu yang terlalu mepet di antara dua penerbangan
Tidak jarang, kita harus mengatur sendiri penerbangan antarkota atau antarnegara karena maskapai tak menyediakan penerbangan langsung. Agar leluasa, sebaiknya siapkan selisih waktu sedikitnya 1,5 jam di antara penerbangan pertama dan penerbangan berikutnya.
Jangan tergoda memesan dua penerbangan dengan waktu mepet. Sekilas, jeda waktu 45 menit tampaknya sudah cukup. Tapi Anda tak ingin rencana liburan Anda berantakan hanya karena masalah bagasi atau keterlambatan di penerbangan pertama, bukan?
3. Terlalu bernafsu menjelajah
Berada di tempat baru biasanya membuat kita ingin mampir ke berbagai lokasi dan objek wisata. Sebaiknya, tahan nafsu Anda. Jangan biarkan keinginan yang menggebu-gebu mendominasi perencanaan liburan. Ada banyak kota yang justru bisa dinikmati dalam suasana santai.
Mengunjungi terlalu banyak objek wisata dalam satu hari malah akan membuat Anda lelah dan pada akhirnya tak bisa menikmati perjalanan. Sebaiknya, pilih-pilih lokasi yang ingin Anda kunjungi, atau kalau bisa, menambah hari libur tentu lebih menyenangkan.
4. Kepincut keramaian di restoran
Ingat, ramai belum tentu enak. Bisa saja restoran yang Anda lewati ramai karena pelayanannya yang lambat. Jika ingin berwisata kuliner dan memanjakan lidah, ada baiknya mencari info di internet soal tempat makan yang nikmat sebelum Anda berangkat.
Jangan ragu juga untuk bertanya pada penduduk lokal soal rekomendasi tempat makan. Bisa jadi rasanya lebih otentik dengan harga lebih murah, soalnya banyak resto dan kafe di lokasi wisata memasang tarif lebih tinggi dari harga standar.
5. Tak mengikuti minat sendiri
Banyak orang hanya mengikuti kegiatan yang sudah dilakukan orang lain dalam sebuah perjalanan. Rekomendasi teman tentu bisa jadi pertimbangkan, tetapi ingatlah bahwa setiap orang punya minat masing-masing. Ada yang senang mampir ke museum atau tempat kesenian, ada pula yang hanya ingin duduk-duduk menikmati suasana kafe atau pantai. Cobalah jujur pada diri sendiri, Anda termasuk tipe turis seperti apa?